WARTA 24 JATENG

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Peserta Pilkada Jabar Sebagian Diperiksa di Rumah Sakit Jakarta

Posted by On 18.05

Peserta Pilkada Jabar Sebagian Diperiksa di Rumah Sakit Jakarta

Jumat 05 Januari 2018, 12:11 WIB Peserta Pilkada Jabar Sebagian Diperiksa di Rumah Sakit Jakarta Mochamad Solehudin - detikNews Peserta Pilkada Jabar Sebagian Diperiksa di Rumah Sakit JakartaKetua KPU Jabar/Foto: Dony Indra Ramadhan Bandung - KPU Jawa Barat memutuskan untuk mengalihkan proses pemeriksaan kesehatan pasangan calon di sembilan daerah yang menggelar Pilkada ke dua rumah sakit di Jakarta. Keputusan itu diambil setelah permintaan untuk memperpanjang jadwal pemeriksaan kesehatan ditolak KPU RI.
Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, berdasarkan SK KPU Nomor 231 proses pemeriksaan kesehat an pasangan calon harus dilakukan di rumah sakit tipe A. Sementara di Jabar hanya ada satu rumah sakit tipe A yakni Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Artinya kata Yayat, proses pemeriksaan setiap pasangan calon baik yang akan maju di Pilkada Serentak 16 kabupaten/kota dan Pilgub Jabar dipusatkan di RSHS. Namun pihak RSHS tidak sanggup untuk memeriksa seluruh pasangan calon yang maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Hasil koordinasi RSHS enggak sanggup. Mereka sanggupnya 20 orang per hari. Ini berarti 9 kabupaten/kota berpotensi tidak terlayani. Kita minta petunjuk dalam tahapan pemeriksaan kesehatan itu kurang ke KPU RI," kata Yayat, saat ditemui di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jumat (5/1/2018).
Tapi, lanjut Yayat, KPU RI tidak mengabulkan permintaan untuk menambah jadwal pemeriksaan tersebut. Sehingga ada 9 daerah di Jabar yang dipindahkan proses pemeriksaan kesehatannya ke RSPAD Gatot Subroto dan RSAL Mintohardjo, Jakarta.
" Kemarin langsung berkoordinasi dengan Rumah Sakit Gatot Subroto dan Mintohardjo. Ada sembilan daerah yang dipindah," kata Yayat.
Pihaknya sudah merancang daerah-daerah yang dialihkan proses pemeriksaannya tersebut. Seperti Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut.
"Kita perintahkan proses pemeriksaannya ke Jakarta. Pertimbangannya daerah-daerah tersebut punya akses (jalan) langsung ke Jakarta," tandasnya.
(avi/avi)Sumber: Google News | Warta 24 Surakarta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »