WARTA 24 JATENG

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Perbaikan Belum Selesai, Long Weekend Rawan Macet

Posted by On 19.10

Perbaikan Belum Selesai, Long Weekend Rawan Macet

Post Views: 64 Pantura Macet

JEMBATAN AMPEL â€" Jalur Jembatan Ampel Pantura Kabupaten Pekalongan yang dibuka Rabu (29/11) kemarin, kini baru bisa dilintasi kendaraan kecil saja. Sementara kendaraan besar dialihkan ke sisi selatan jembatan tersebut.
MUHAMMAD HADIYAN

Melihat Arus Lalulintas saat Perbaikan Jembatan Ampel

Hingga kini pembangunan Jembatan Ampel, Pantura Kabupaten Pekalongan, belum selesai. Kerawanan macet pun dipastikan terjadi menjelang libur panjang. Seperti apa? M Hadiyan, Siwalan

Memasuki long weekend atau libur akhir pekan yang panjang ini, masyarakat perlu waspada jika mudik melintasi jalur pantura, khususnya di Jembatan Ampel, Pantura Kabupaten Pekalongan.

Pasalnya, jalur yang baru dibuka Rabu (29/11) kemarin, k ini baru bisa dilintasi kendaraan kecil saja. Sedangkan kendaraan besar masih dialihkan ke Jembatan Ampel sisi Selatan.

Sehingga kendaraan besar harus melalui sistem contra flow dengan kendaraan dari arah Surabaya-Jakarta. Sebab, jembatan darurat yang sebelumnya dibuka di sisi utara Jembatan Ampel sedang ditutup karena proses pembangunan.

Akibat sistem contra flow ini, arus lalulintas hingga Rabu petang, tersendat lantaran adanya pengalihan arus kendaraan. Apalagi Hari Rabu dan Kamis di Jalur Pantura merupakan hari truk nasional, dimana banyak truk yang melintas di hari-hari tersebut.

Pantauan dari Rabu siang hingga petang kemarin, kendaraan yang masuk ke jembatan, baik kendaraan kecil maupun kendaraan besar, tak bisa lepas dari antrean. Kendaraan merayap hingga Rembun, perbatasan Kabupaten Pekalongan-Kabupaten Pemalang.

Salah seorang pengemudi truk dari arah Jakarta, Sriyanto (39), mengaku, dirinya sudah hampir tiga jam masuk Kabupaten Pekalongan. Namun antrean di Jembatan Ampel belum juga dilalui.

“Sudah hampir 3 jam mengantri. Saya dari Brebes mau ke Semarang,” akunya.

Sementara antrean kendaraan dari arah Semarang menuju ke Jakarta, sudah dapat dirasakan selepas Wiradesa. Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Bobby Anugrah Rahman, Rabu sore di lokasi Jembatan Ampel, mengakui bahwa akibat perbaikan jembatan ini, arus lalulintas sedikit terganggu.

“Meski demikian, kita lakukan rekaysa arus agar mencairkan konsentrasi kendaraan. Kita sudah lakukan rekayasa arus kendaraan berupa buka tutup, jadi sedikit terhambat, tapi lancar,” kata Bobby.

Menghadapi long weekend ini, pihaknya akan stanby 24 jam sampai Hari Minggu, sebagai antisipasi padatnya arus kendaraan. Bobby menjelaskan, pihaknya akan menerjunkan 75 anggota dalam rangka pegamanan arus libur panjang yang melintasi jebatan ampel tersebut. “Kalau memang ada penumpukan arus akan dilakukan rekayasa arus buka-tutup seperti biasanya,” terangnya.< /p>

Sementara itu, Alik Mustaqim, PPKom Jembatan Ampel, saat dihubugi via ponselnya, Rabu (29/11), menjelaskan hal yang sama. “Untuk jembatan yang baru hanya bisa dilintasi kendaraan kecil. Umur beton baru 10 hari,” katanya.

Alik Mustaqim memaparkan, untuk berjalan normal, minimal umur beton 14 hari. Kendati demikian, Alik mengatakan, dari rencana awal Provisional Hand Over (PHO) Jembatan Ampel sisi utara ini, tanggal 3 Desember target tercapai.

“PHO atau Serah terima pertama pekerjaan pada tanggal 3 Desember. Jadi tidak akan mengganggu pemudik untuk libur natal maupun tahun baru,” tandasnya. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Sumber: Google News | Warta 24 Pe kalongan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »