WARTA 24 JATENG

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Di Cilacap Kekerasan Anak Masih Tinggi, Hingga November 2017 ...

Posted by On 03.08

Di Cilacap Kekerasan Anak Masih Tinggi, Hingga November 2017 ...

RAKOR Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) CITRA di Aula Kantor Dinas KB, PP dan PA, Kamis (30/11).

Kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus saat ini sudah tinggi, sehingga terlihat ada peningkatan jumlah korban kekerasan.

Sunardi
Kepala Dinas KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

CILACAP, SATELITPOST-Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat, sampai November 2017 ini jumlahnya mencapai 101 kasus. Hal ini berdasarkan data dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) CITRA. Angka ini hampir sama dengan kasus kekerasan yang terjadi selama tahun 2016 lalu, dengan sebanyak 108 kasus.

“Kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus saat ini sudah tinggi, sehingga terlihat ada peningkatan jumlah korban kekerasan,” ujar Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sunardi pada rakor P2TP2A Citra Tingkat Kabupaten Cilacap, Kamis (30/11).

Selain itu juga, saat ini juga sudah terbentuk P2TP2A di masing-masing desa, kelurahan, dan kecamatan. Sehingga memudahkan masyarakat untuk melaporkan.

Sunardi mengatakan, kekerasan yang dialami oleh para korban ini tidak hanya kekerasan secara fisik saja, tetapi seksual, psikis dan juga penelantaran. Bahkan, tidak sedikit korban yang mengalami depresi sehingga sulit untuk kembali ke kehidupan normal.

“Karena itu kami mengedepankan keinginan korban dalam penanganannya, membuat korban menjadi nyaman, sehingga mereka cepat pulih secara fisik dan psikis,” katanya.

Pendampingan dilakukan secara maksimal oleh para tim, sampai korba n benar-benar pulih. Di samping pemulihan secra psikis, juga didampingi dalam proses tuntutan hukum untuk memperoleh keadilan.

Sementara itu, Kepala Bidang KPA Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap, Nurjanah Indriyanti mengatakan, pencegahan adanya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak ini bisa dilakukan dari seluruh stakeholder, sekolah, dan juga masyarakat.

Melalui rakor kemarin, kata dia untuk memperkuat jejaring dari tingkat kabupaten hingga desa, dan keluarahan serta lembaga terkait. Sehingga diharapkan seluruh elemen masyarakat bisa turut serta dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak dan perempuan. ([email protected])

Komentar

komentar

Sumber: Google News | Warta 24 Cilacap

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »