www.AlvinAdam.com


Warta 24 Jawa Tengah

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tuntaskan Kasus Kematian Haniyah, Polres Bentuk 4 Tim

Posted by On 18.07

Tuntaskan Kasus Kematian Haniyah, Polres Bentuk 4 Tim

Post Views: 135 Arahan Ombudsman RI

PAPARAN â€" Kapolres Batang memimpin gelar perkara kasus pembunuhan dihadapan tim Ombusdman RI Provinsi Jawa Tengah di Aula Rupatama Mapolres Batang, Jum’at (5/1)
M Dhia Thufail

BATANG â€" Polres Batang, tegaskan bahwa pihaknya tak akan tinggal diam dalam penanganan kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35) warga Desa Gapuro, Kecamatan Warungasem, Batang.

Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus pembunuhan yang terjadi pada akhir tahun 2016 lalu itu. Menurut Edi, kasus ini menjadi atensi tersendiri bagi pihaknya. Oleh karenanya, kini pihaknya telah membentuk 4 tim khusus untuk mengungkap tabir kasus ini.

“Proses pengungkapan kasus pembunuhan saudari Haniyah tetap berjalan terus. Kami tidak main main dalam pengungkapan kasus ini, kami akan serius menanganinya. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen kami dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolres saat menggelar perkara kasus tersebut dihadapan tim Ombusdman RI Provinsi Jawa Tengah di Aula Rupatama Mapolres Batang, Jum’at (5/1).

Bukti keseriusan tersebut, dikatakan Kapolres, pihaknya akan membentuk 4 tim khusus untuk terus melakukan penyelidikan dan menggali informasi. Sehingga dari terbentuknya 4 tim tersebut, diharapkan dapat untuk menemukan titik terang kasus pembunuhan ini dan segera terungkap.

“Kami tidak mau mengecewakan keluarga korban dan warga masyarakat lainnya yang terus meminta kejelasan secara detail dan langkah pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini, baik yang sudah dan akan dilakukan,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus kematian dengan korban seorang perempuan bernama Haniyah binti Sutrisno (35) warga Desa Gapuro Rt 4 Rw 2 Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, yang terjadi pada Desember tahun 2016 lalu, hingga kini belum menemukan titik terang.

Korban yang bertatus janda beranak 2 tersebut, waktu itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia bersimbah darah dengan posisi terlentang di garasi rumah milik H. Masrukin atau rumah majikannya, yang juga masih tetangga korban.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim DVI Polda Jateng dibantu tim Dokpol Polres Batang dan tim medis RSUD Batang kala itu, ditemukan adanya luka dikepala korban dan tulang leher patah. Oleh karenanya, kemarin jajaran kepolisian membuka semua fakta yang ditemukan oleh pihak Polres Batang, termasuk berbagai detail kasus ini, ditinjau dari berbagai sisi.

Ketua Ombusdman Jawa Tengah, Sabarudin Hulu dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang masih bersungguh-sungguh dalam menangani kasus ini.

“Kami mengapresiasi Polres Batang atas atensi kasus ini . Kepada pihak keluarga, kami juga minta bersabar dan memberikan kesempatan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini,” tandasnya. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Sumber: Google News | Warta 24 Pekalongan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »