www.AlvinAdam.com

WARTA 24 JATENG

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Awal Tahun, Harga telur dan Ayam Potong Naik

Posted by On 18.07

Awal Tahun, Harga telur dan Ayam Potong Naik

Post Views: 85 Harga Ayam Potong

PEDAGANG â€" Tampak pedagang pasar tengah melayani pembeli yang akan membeli sejumlah kebutuhan dapur.
M Dhia Thufail

BATANG â€" Memasuki awal tahun 2018, harga kebutuhan pokok di sejumlah daerah di tanah air mulai bergejolak. Seperti di pasar tradisional Limpung, Kabupaten Batang. Sejumlah kebutuhan dapur terus merambat naik dan bertahan diharga yang tidak seperti biasanya.

Seperti telur dan ayam potong yang kini masih bertahan tinggi. Untuk harga daging ayam potong mengalami kenaikan mencapai Rp 11 ribu perkilogramnya. Harga daging ayam potong sebelumnya Rp 24 ribu hingga Rp 28 ribu per kilo gramnya, namun kini tembus hingga Rp 35 ribu per kilogramnya.

Hal serupa juga terjadi pada komuditi peternakan lainny a, yakni telur. Kini, harga telur mencapai Rp25 ribu, dan kenaikan itu terjadi sejak bulan Desember kemarin.

Nurul Hikmah salah seorang pedagang sembako mengatakan, bahwa harga telur untuk saat ini memang luar biasa. Mengalami kenaikan mencapai Rp7000 per kilogramnya. “Pasokan masih sama disaat kebutuhan pasar meningkat, sehingga manakala dari peternak sudah mahal, ya terpaksa saya harus menjual mahal pula,” terangnya.

Ditambahkan Nurul, bahwa tidak menutup kemungkinan, kenaikan harga tersebut akan berlangsung lama, dan mempengaruhi harga kebutuhan pokok yang lain.

Tingginya harga telur tersebut menyebabkan sebagian warga terpaksa menunda tidak belanja telur. Seperti Sriyati, dirinya biasa belanja telur untuk konsumsi, namun saat ini terpaksa membatalkan dan tidak lagi beli telur. Ia berharap, agar pemerintah segara turun lapangan, supaya harga kebutuhan dapur tersebut bisa stabil kembali.

“Saya kira, naiknya harga telur disebabkan karena meningkatn ya konsumsi masyarakat. Sedangkan pasokan dari kalangan para peternak masih sama, namun cenderung berkurang,” ucap Sriyati.

Sementara, disebutkan Sumiyati salah satu pedagang daging ayam potong di pasar Limpung bahwa kenaikan harga daging ayam potong saat ini lantaran meningkatnya konsumsi masyarakat, namun tidak didukung dengan pasokan yang bertambah. Hal tersebut terjadi sejak libur natal dan tahun baru hingga awal tahun ini masih terus bertahan.

Dengan adanya kenaikan harga daging ayam potong tersebut membuat para warga khususnya pemilik warung makan terpaksa harus memutar otak dengan cara menaikan harga makan tiap porsinya.

Seperti disampaikan Imam, salah seorang pengusaha warung makan di wilayah Limpung, Batang. Dirinya mengatakan hanya bisa pasrah menerima keadaan seperti ini, dan berharap supaya pemerintah segera melakukan penekanan harga. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktu r: Dony Widyo

Sumber: Google News | Warta 24 Pekalongan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »