www.AlvinAdam.com


Warta 24 Jawa Tengah

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Asale Desa Jimbar Wonogiri Konon Dulu Markas Jin

Posted by On 18.08

Asale Desa Jimbar Wonogiri Konon Dulu Markas Jin

Dua anak melintas di jalan dekat gapura Desa Jimbar, Pracimantoro, Wonogiri, Jumat (29/12/2017). (Istimewa/Sutrisno)Dua anak melintas di jalan dekat gapura Desa Jimbar, Pracimantoro, Wonogiri, Jumat (29/12/2017). (Istimewa/Sutrisno) Sabtu, 6 Januari 2018 15:00 WIB Ahmad Wakid/JIBI/Solopos Wonogiri Share : ASAL USUL
Asale Desa Jimbar Wonogiri Konon Dulu Markas Jin

Asal usul Desa Jimbar Wonogiri erat kaitannya dengan jin serta pesan Demang Sewakul.

Solopos.com, WONOGIRI â€" Desa Jimbar di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, dipercaya menyimpan kisah yang erat kaitannya dengan makhluk halus. Konon, kawasan Jimbar awalnya berupa hutan belantara yang dijadikan markas para jin.

Kemudian datanglah seseorang yang dianggap sakti ingin membuka permukiman di wilayah tersebut. Pembukaan permuk iman itu membuat para jin merasa terganggu dan menyebar.

Dari banyaknya jin yang menyebar, akhirnya orang sakti itu menamakan daerah itu dengan nama Jimbar yang menandakan tempat jin menyebar. “Orang sakti itu dikenal sebagai Demang Sewakul,” kata Kepala Desa (Kades) Jimbar, Sutrisno, Jumat (29/12/2018).

Namun, asal-usul penamaan Jimbar punya versi lain. Menurut Sutrisno, nama Jimbar juga merupakan akronim dari pesan barang siji sing kudu dijaga kanthi sabar. Pesan tersebut merupakan pesan Demang Sewakul sebagai pemimpin pertama kawasan tersebut saat itu.

“Barang siji itu maksudnya hati. Jadi, warga diperintahkan agar selalu menjaga hatinya,” jelas Kades yang menjabat sejak 2012 itu.

Sutrisno menyebut, warga Jimbar dikenal taat menjalankan perintah agama. Hal itu tidak lepas dari garis keturunan salah satu sunan era Walisongo yang sempat singgah di kawasan itu. Selain itu, pesan Demang Sewakul yang menjadi akronim nama Jimbar juga selalu diingat masy arakat setempat hingga saat ini.

Pada zaman penjajahan Belanda, Jimbar merupakan kawasan yang tidak bisa dimasuki tentara Belanda lantaran banyaknya jin yang menunggu desa itu. “Namanya jin kan ada yang baik dan jahat. Jin yang baik saat itu membantu warga,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Sutrisno menceritakan kisah lain mengenai kekeramatan Desa Jimbar. Saat terjadi pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965, Jimbar merupakan salah satu tempat yang disiapkan untuk eksekusi mati.

Saat itu, lubang besar sudah disiapkan sebagai tempat eksekusi. Namun kejadian aneh terjadi, saat mereka itu dibawa ke lubang yang disiapkan di Jimbar tiba-tiba jalan menuju lokasi itu gelap gulita sehingga eksekusi gagal.

“Warga setempat memercayai Desa Jimbar yang dibuka oleh Demang Sewakul merupakan tempat orang-orang berhati baik sehingga tidak boleh melakukan pembunuhan terhadap siapa pun dengan alasan apa pun di desa ini,” ungkapnya.

lowongan pekerjaan
PE RUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI Sumber: Google News | Warta 24 Wonogiri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »